Rabu, 13 Juli 2016

Warga Resah Dengan Keberadaan Padepokan


 
Danramil 08/Keling Kapten Chb Edi Susanto bertempat di Makoramil 08/Keling pada Rabu (13/7) berkoordinasi dengan Kapolsek Keling, Petinggi Klepu, Petinggi Gelang dan Kepala Dusun Watuaji terkait dengan informasi padepokan yang diketuai bapak Dulah.

Berdasarkan informasi dari Kapolsek keling yang menerima laporan warga desa Klepu, keberadaan padepokan yang diketuai oleh bapak Dulah, akhir-akhir ini mulai membuat resah warga. menurut mereka, sejak berdirinya Padepokan, tingkah laku dari pemuda yang tergabung dalam padepokan tersebut mulai berubah.

kecenderungan untuk melawan dan membatah perintah orang tua terlihat jelas. Bahkan mereka yang tadinya rajin ke Masjid, hampir bisa dikata tidak pernah lagi terlihat pergi ke Masjid untuk melaksanakan salat.

Sedangkan  dari sumber tertuduh, dalam hal ini Bapak Dulah yang kesehariannya disebut sebagai ketua padepokan sekaligus berprofesi sebagai  dukun pengobatan tradisional membantah semua tuduhan warga kepadanya.

Menyikapi hal tersebut, Danramil Keling dalam kordinasi dengan Kapolsek dan para petinggi desa memastikan untuk melaksanakan pengecekan tentang kebenaran laporan warga, Danramil juga meminta Petinggi Desa Klepu untuk mengendalikan warganya sampai kebenaran laporannya didapat agar tidak terjadi gejolak sosial. 

Danramil Keling juga memerintahkan anggotanya untuk melaksanakan pendampingan dan berkoordinasi dengan petinggi dalam menyelesaikan kasus ini. "Saya sudah memerintahkan Babinsa untuk selalu memantau dan mengkoordinasikan situasi yang berkembang. semoga masalah segera dapat diatasi dan tidak menimbulkan fitnah", ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar